Manado, KARLOTA.ID – Praktik lancung penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencoreng Kota Manado.
Kali ini, sorotan tajam mengarah ke SPBU 74.951.08 Sario, di mana seorang oknum operator berinisial Reza diduga kuat sengaja berkolusi dengan seorang pegawas bernama Steven untuk mencekoki armada mafia solar menggunakan hak rakyat kecil.
Aksi kotor ini terungkap setelah tim awak media melakukan investigasi lapangan pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Alih-alih menyalurkan kepada yang berhak, SPBU tersebut diduga menjadi sarang empuk penimbunan solar subsidi yang dikendalikan secara terstruktur.
Aliran Solar Subsidi Digeber Lewat Modus Truk Siluman
Berdasarkan temuan di lapangan, modus operandi yang dijalankan tergolong berani dan terang-terangan:
Karpet Merah Truk Modifikasi: Oknum operator Reza diduga memberikan keistimewaan kepada armada dump truck berwarna biru putih yang telah dimodifikasi tangkinya di sisi kiri dan kanan.
Kendaraan Siluman: Kendaraan-kendaraan ini disinyalir dikendalikan langsung oleh Steven yang disebut-sebut sebagai pengawas mafia solar, terpantau bolak-balik melakukan pengisian berulang kali tanpa hambatan berarti.
Permainan Barcode: Mekanisme verifikasi barcode dan pencocokan data STNK yang digadang-gadang jadi benteng pengaman subsidi, diduga sengaja dibobol demi memuluskan aksi penimbunan ini.
Siaga di Lokasi: Mobil-mobil penimbun solar tersebut terpantau selalu siaga di sekitar SPBU begitu pasokan BBM subsidi tiba, memicu amarah publik yang kian mendidih.
Penanggung Jawab Pilih Bungkam Dikonfirmasi Lewat WhatsApp
Upaya klarifikasi telah coba dilakukan oleh tim media kepada penanggung jawab SPBU berinisial SL melalui pesan WhatsApp.
Meskipun chat WhatsApp tersebut terlihat centang dua yang menandakan pesan telah masuk, SL memilih bungkam dan enggan memberikan tanggapan maupun klarifikasi apa pun terkait dugaan keterlibatan SPBU-nya.






Tinggalkan Balasan