Breaking News

Sirajudin Tersandung KPK, Aditya Pontoh Resmi Ambil Alih Kemudi Pemkab Bolmut

Aditya Pontoh saat menerima SK Plt. Bupati dari Gubernur YSK
Aditya Pontoh saat menerima SK Plt. Bupati dari Gubernur YSK
Bagikan
Lihat Tersimpan

Manado, KARLOTA.ID – Pusaran kasus hukum yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena berujung pada perubahan kendali pemerintahan.

Mohammad Aditya Pontoh, S.IP resmi ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut, menyusul penetapan Sirajudin sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Status penugasan Aditya tersebut ditandai dengan penyerahan SK Nota Dinas oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (23/9/2026).

Dengan penugasan ini, Aditya secara resmi menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan sebagai Plt Bupati Bolmut, menggantikan sementara peran Sirajudin dalam memimpin jalannya pemerintahan daerah selama situasi hukum yang dihadapi Bupati definitif berlangsung.

Penugasan tersebut dilakukan setelah Sirajudin Lasena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Senin (21/9/2026).

Aditya sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Bolmut mendampingi Sirajudin. Kini, posisi tersebut menempatkannya sebagai figur yang ditugaskan untuk memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan, pelayanan publik tetap berlangsung, dan agenda pemerintahan tidak tersendat.

Bagi masyarakat Bolmut, Aditya bukan sosok asing. Pria kelahiran Kotamobagu, 13 Maret 1990 itu merupakan putra mantan Bupati Bolmut Depri Pontoh.

Sebelum terjun ke dunia politik, Aditya menghabiskan delapan tahun sebagai ASN di lingkungan Pemkab Bolmut, yakni sejak 2014 hingga 2022. Ia merupakan lulusan S-1 Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi Manado pada 2011.

Pengalaman organisasinya juga menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Aditya tercatat aktif dalam organisasi kepemudaan, antara lain sebagai Korcam KNPI Bolangitang Barat dan Ketua KPMI Bolmong Utara.

Karier politiknya kemudian berkembang melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua DPC PPP Bolmut Bidang OKK periode 2021–2025.

Panggung politik Aditya semakin menguat pada Pilkada Bolmut 2024. Berpasangan dengan Sirajudin Lasena, ia meraih 18.479 suara atau 34,69 persen. Keduanya kemudian dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Namun, kurang dari dua tahun setelah pelantikan, konfigurasi pemerintahan Bolmut berubah drastis.

Aditya yang sebelumnya berada di posisi wakil kini mendapat penugasan untuk memegang kendali pemerintahan sebagai Plt Bupati.

Penyerahan SK Nota Dinas oleh Gubernur YSK menjadi penanda resmi dimulainya tugas tersebut.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Aditya menjalankan mandat barunya: menjaga pemerintahan tetap stabil, memastikan pelayanan publik berjalan, dan mempertahankan roda pembangunan Bolmut di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Bupati definitif.

Penulis

admin karlota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *